“ Moslems Rohingya Korban Kapitalis atau Korban Etnis “

Berangkat dari tesis  Samuel P.Huntington yang di abadikan dalam buku the clash of civilization ( benturan antar peradaban). Hari ini semakin nyata bahwa benturan antara peradaban barat, peradaban timur dan peradaban muslim kini  tidak dapat di hindarkan lagi. Logika kapitalis yang semakin memaksakan pengaruhnya dan  dominasinya ini adalah sumber permasalahan dunia. Di kuatkan oleh George soros dalam bukunya zaman kenisbian, ia mengatakan bahwa dunia tidak akan damai dan sejahtera manakala Amerika masih ada dan memaksakan sistemnya di pakai di Negara- Negara di dunia khususnya Negara berkembang.

Huntington lalu mengidentifikasi suatu pergeseran utama dari kekuasaan ekonomi, militer, dan politik dari Barat ke peradaban-peradaban dunia yang lain. Pergeseran utama itu terjadi melalui munculnya dua “peradaban penantang”: peradaban Sino  atau timur dan peradaban Muslim.

Menurut Huntington, peradaban Sino di Asia Timur tengah menegaskan diri dan nilai-nilainya dalam kaitan dengan peradaban Barat. Apa penyebab penegasan diri peradaban Sino? Pertumbuhan ekonominya yang cepat. Dia percaya tujuan khusus China dengan bertindak demikian adalah untuk menegaskan kembali dirinya sebagai penguasa regional; negara-negara lain di kawasan itu akan “membutuhkan” China. Mengapa? Sejarah China dan negara-negara itu adalah sejarah tentang struktur komando hierarkis, struktur yang menyiratkan  pengaruh ajaran Konfusius (yang menekankan penguasaan diri, kepatuhan pada hierarki sosial, dan ketertiban sosial dan politik)  di balik peradaban Sino. Struktur ini bertolak belakang dengan individualisme (kepercayaan akan pentingnya kedudukan seseorang dalam suatu masyarakat) dan pluralisme yang dinilai tinggi di Barat.

Fenomena Rohingya yang sekarang kita lihat ini adalah satu dari serangkaian benturan yang sudah di ramalkan sebelumnya. Saya lebih tertarik untuk melihat akar permasalahan rohingya dari sudut pandang ekonomi dan politik berangkat dari fenomen sebelumnya yang terjadi di Irak,Afganistan ,Iran, Kuwait dan beberapa Negara timur tengah lainya. Opini public dan isu yang di  bangun untuk melegitimasi penyerangan toh ujung-ujungnya adalah pada kandungan mineral atau minyak yang ada di Negara tersebut. Kita tidak bisa menutup mata bahwa isu senjata pemusnah masal yang di gelontorkan ketika mau menyerang irak itu belum terbukti sampai sekarang.

Dugaan ini semakin kuat setelah saya mendapatkan informasi dari kang jusman dalle dalam  diskusi yang di lakukan KAMDA bandung (Selasa 31 Juli 2012). Di Arakan ini terdapat sumber minyak yang amat melimpah, China telah membangun jalur pipa minyak sepanjang 620 mil dari Kyaukpyu Port-Arakan ke Provinsi Yunan (China) dengan investasi sebesar 2,5 miliar dollar AS.

Tidak lagi menjadi sebuah rahasia umum bahwa Aung San Suu Kyi telah terlihat akan maju di Pilpres tahun 2015 nanti, dan peluang menangnya amat sangat besar. Untuk menyambut hal tersebut, maka Arakan harus disterilkan, karena kemenangan Suu Kyi di awal pada pemilu sela di awal tahun ini didukung penuh oleh AS dan Eropa, yang artinya menjadi ancaman bagi kepentingan rezim lama di Arakan. Kebijakan ekonomi Suu Kyi nanti akan lebih pro kepada Barat yang selama ini telah memberinya dukungan melawan junta militer.

Pertanyaan yang kemudian mucul, mengapa ASEAN diam melihat fenomena di Arakan? Pemerintah Indonesia selaku pimpinan ASEAN seakan menutup mata, Barat juga mengapa tidak sefrontal ketika memperjuangkan HAM seperti sebelum-sebelumnya? Pahadal jelas-jelas bahwa Barat juga punya kepentingan di Arakan-Myanmar. “Inilah bukti dominasi China” Saat ini, penguasa ekonomi terbesar memang salah satunya adalah China. Bahkan Amerika pun telah berhutang 1,132 triliun dollar AS kepada Tiongkok. Apalagi negara-negara di ASEAN, baik impor maupun ekspor nya sangat tergantung kepada China. Hal inilah yang membuat nyali mereka (ASEAN dan AS) melempem kayak apem.

Ketika kita cermat melihat, sebenarnya pola-pola yang di bangun tidaklah jauh berbeda dengan pola yang di lakukan  dan menimpa Negara- Negara timur tengah. Sehingga bisa di katakan kebiadaban yang terjadi di rohingya adalah bermotif pada ekonomi buka pada latar belakang etnis atau agama, hanya tentang siapa yang mengorbangkan dan siap yang dikorbankan.

Dan di akhir saya sampaikan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah jauh dari Myanmar dan Negara-negara yang lain. Saat ini Amerika telah membangun pangkalan militer di Australia dan berita terakir pula Amerika akan membangun kedubes sekaligus armada militer terbesar ke-3 di dunia di Jakarta . Maka jika ini benar terjadi, jangan salahkan kalau indonesia hanya  menunggu waktu untuk menjadi Myanmar atau rohingya berikutnya.

penulis

muhamad fatihul umam( mahasiswa akhir menjelang senja di UNS)

badan pekerja PK KAMMI UNS.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

KAMMI Komisariat Djuanda

"Sejarah telah membuktikan peranan pemuda atau mahasiswa begitu penting dalam menggagas sebuah perubahan dalam suatu negara"

alqaan ilmi

kumpulan catatan kehidupan

Live to Write - Write to Live

We live to write and write to live ... professional writers talk about the craft and business of writing

The Thesis Whisperer

Just like the horse whisperer - but with more pages

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

KAMMI Komisariat UGM

KAMMI Komisariat UGM adalah Gerakan yang Memegang Teguh Asas Islam dan Kerakyatan. Menolak Penindasan Manusia atas Manusia!

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Perindu Doa Rabithah

Terkadang Melalui Dosa Kita Bisa Dewasa. Dewasa Menuju Pada Sebuah Kebaikan. Karena Kebaikan adalah Sebuah Proses Panjang yang Tak Bisa Kita Nilai Atas Apa yang Dilihat Hari ini

REKAYASA PERGERAKAN

Bergerak, Menginspirasi Selamanya

Rumus Kehidupan

Terinspirasi dan Menginspirasi dengan Ikhlas, just for ALLAH

Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Jurnal KAMMI Kultural

Referensi Pemikiran dan Ideologi KAMMI ::: POST-TARBIYAH ::: Corong Pembaharuan Gerakan Muda Islam Indonesia

Verba Volant, Scripta Manent

Berhati-hatilah terhadap asumsi, terkadang ia melukai hati, mematikan silaturahim

Alikta Hasnah Safitri

Menghaluskan Rasa, Menajamkan Pikir

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: