MASIKAH ADA CINTA UNTUK MEREKA?

Oleh : Hartono Andangjaya/ Sekretaris Jenderal KAMMI UNS periode 2012-2013

Bulan puasa merupakan pulan yang sangat istimewa, yang mana bulan ini sangat dirindukan oleh para shohabat di masa itu, mereka menyambutnya dengan riang, dan bersedih bila berakir bulanya. Ada juga yang memaknai bulan ini sebagai bulan ukhuwah, yang mana kita mampu menikmati bulan ini dengan suka cita dan beribadah bersama, saling berbagi dan menasehati menjadi bunga dalam bulan ini. Dalam ukhuwah kita senantiasa diajarkan untuk memahami saudara kita, merasakan apa yang saudara kita rasakan (empati) hingga kita rela berkorban untuk berjuang bersamanya. Sebagai seorang aktifis dalam bergerak kita sering menggunakan refrensi pemikiran Hasan Al-Banna, tentunya kita masih ingat betul konsep islam dan Nasionalisme yang ia tuliskan. Ia menyebutkan dalam salah satu risalahnya, nasionalisme dalam konsepnya tidak tersekat oleh batasan geografis, wilayah, suku, atau negara,dll. Dimana bumi dipijak oleh umat islam disitulah Nasionalisme berada, dan kita pun harus memperjuangkan.

Beberapa hari yang lalu, saat disini kita bisa menikmati khusuknya ibadah ramadhan dengan senang dan tenang saudara muslim kita di Rohingya, Mayanmar mereka sedang berjuang mempertahankan Aqidah, dan hidup diatas pembantaian, penganiayaan yang dilakukan oleh penguasa rezin junta militer. Tidak hanya harta, masjid, Alquran, nyawa mereka korbankan, tetesan darahpun menjadi saksi dalam perjuanganya. Mereka terpaksa mengungsi dari tahar air untuk bertahan. “kami meninggalkan Mayanmar karena kami diperlakukan dengan kejam oleh militer, umat Islam disana kalau tidak dibunuh mereka disiksa” tutur salah seorang pengungsi Nuralam yang dikutip dari BBC.

Sebagian yang lain mereka melarikan diri dengan menumpak perahu tadisional, ditengan perjalanan mesin perau nya mati, demi menyelamatkan Aqidahnya mereka rela terkotang katung di tengah hamparan laut hingga 20 harian, dan alhamdulillah berhasil di temukan nelayan asal Aceh. Saat ditemukan kondisi mereka sudah sangat mengenaskan.

Lantas yang menjadi pertanyaan mendasar dalam diri umat muslim disini terutama KAMMI apa yang bisa dilakukan, terdiam tak berdayakah, atau tetap sibuk dengan urusan rutinitas Ramadhan,,,? biarlah waktu yang akan menjawab. Sementara warga Gaza yang negerinya masih di blokade zonis israel, mereka tak bisa menutup mata melihat penderitaan yang dilakukan yang dialami saudaranya di Rohingya. Mereka turun ke jalan, memprotes sikap diam dunia internasional atas genosida yang dialami Muslim Rohingya di Myanmar. “Kami di Palestina berdiri mendukung Muslim (Rohingya) yang mana lebih dari 2.000 orang telah dibunuh dan lebih dari 90.000 orang kehilangan tempat tempat tinggal, sementara media sibuk dengan masalah-masalah lainnya,” tegas orator dalam aksi munasorohnya.

Warga muslim Rohingya inggin merasakan manis nya sebuah kebebasan,merasakan indahnya ramadhan, ketenangan dalam beribadah, menikah, mendidik anak seperti kita disini. Mereka sangat berharap bantuan kita untuk menekan rezim yang ada disana, di bulan ramadhan ini bagus nampak nya bila kita bisa ikut membantu mereka, merasakan perjuangan mereka, meskipun tidak harus datang kesana , kita bisa melakukan sebuah gerakan, minimal untuk menunjukan kepedulian, empati kita, dan sebuah doa, serta semangat agar mereka senantiasa tegar menghadapi ujianya

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

KAMMI Komisariat Djuanda

"Sejarah telah membuktikan peranan pemuda atau mahasiswa begitu penting dalam menggagas sebuah perubahan dalam suatu negara"

alqaan ilmi

kumpulan catatan kehidupan

Live to Write - Write to Live

We live to write and write to live ... professional writers talk about the craft and business of writing

The Thesis Whisperer

Just like the horse whisperer - but with more pages

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

KAMMI Komisariat UGM

KAMMI Komisariat UGM adalah Gerakan yang Memegang Teguh Asas Islam dan Kerakyatan. Menolak Penindasan Manusia atas Manusia!

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Perindu Doa Rabithah

Terkadang Melalui Dosa Kita Bisa Dewasa. Dewasa Menuju Pada Sebuah Kebaikan. Karena Kebaikan adalah Sebuah Proses Panjang yang Tak Bisa Kita Nilai Atas Apa yang Dilihat Hari ini

REKAYASA PERGERAKAN

Bergerak, Menginspirasi Selamanya

Rumus Kehidupan

Terinspirasi dan Menginspirasi dengan Ikhlas, just for ALLAH

Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Jurnal KAMMI Kultural

Referensi Pemikiran dan Ideologi KAMMI ::: POST-TARBIYAH ::: Corong Pembaharuan Gerakan Muda Islam Indonesia

Verba Volant, Scripta Manent

Berhati-hatilah terhadap asumsi, terkadang ia melukai hati, mematikan silaturahim

Alikta Hasnah Safitri

Menghaluskan Rasa, Menajamkan Pikir

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: