Melek Realitas

Inspirasi sejarah yang diambil pada akhirnya adalah instrumen untuk memahami realitas lalu merekayasa masa depan. Karena kaidah sejarah itu akan selalu sama, maka saat ini pemuda yang mempunyai inspirasi sejarah yang cukup akan lebih mudah memahami konstelasi dunia.

 

Namun sekarang kita hidup di belantara permasalahan Indonesia  yang kian rumit. Seperti korupsi yang semakin menjamur di semua lini , ketahanan pangan yang semakin terkikis, tiba-tiba muncul serangkean teror di solo yang mengraah pada polisi tetapi setelah di kaji masih bias apa motif dan kepentingan yang tersemat di dalamnya karena masih sebegitu umum . Semakin berfikir terkadang semakin skeptis, tak jarang  terombang ambing dalam kesesatan berfikir.

 

Siapapun yang memasukinya dan mencoba masuk  tidak hanya linglung untuk memulai, bahkan tidak lagi tahu sedang dimana berada. Semangat pemuda untuk mengulangi kejayaan sejarah umat tetap membara, namun tidak jelas bagaimana sorongan langkah pertama. Realitas problematika dunia lebih dari sekedar kesimpulan ‘karena kurang iman’. Sehingga proyek penyelesaiannya tidak juga seputar ‘menjaga hati dan ketakwaan’.(Muhammad ELvandi, Lc)

 

Kemajuan umat tidak dibangun dengan dugaan, perkiraan dan angan-angan. Ia membutuhkan matematika sosial. Memahami realitas dengan perkiraan, berarti membuat proyek perbaikan yang bersifat percobaan. Adakah pasien yang sudi ditangani dokter yang tak teruji? Beranikah melahap obat dari analisis serampangan atau artikel kesehatan serabutan?

Pemuda, tempat umat meletakan tanggungan hidupnya, perlu membaca arah zaman ini dengan sistematis, ilmiah dan jika perlu dengan detail. Seperti proyek hijrah misalnya, prolog Rasulullâh untuknya adalah analisis geopolitik kota Madinah. Analisis mendetail tentang jumlah masyarakat yang mampu baca-tulis. Komposisi suku, antara Aus, Khazraj dan Yahudi. Dominasi ekonomi, tingkat kemandirian pangan, pusat pertemuan sosial, tokoh-tokoh jujur dan liciknya, cuaca dan kuantitas airnya. Karena semua solusi umat akan bergantung dari sana. Dalam seluruh momen besar hidup Rasulullah, berserakan strategi analisis realitas tersebut. Itulah yang dinamakan Fiqhul Wâqi [fikh realitas].

 

Pembacaan sistematis berarti, membuat peta realitas yang bersifat global dalam pikiran pemuda. Peta itu diklasifikasi atas kategori persoalan besar umat lalu mencari inti permasalahan di masing-masingnya tanpa harus masuk ke detail dahulu. Inti permasalahan tersebut lebih bersifat akut dan berakar atas masalah-masalah yang menjadi turunannya

Peta persoalan umat ini akan membentuk pemahaman utuh atas situasi dunia, atas problematika kontemporer, atas kebutuhan zaman. Jika pemuda mampu memahami inti masalah dalam setiap kategori persoalan umat maka pikirannya tidak terpedaya dan teralihkan untuk sekedar menghadapi hilir sungai masalah yang remeh saat hulunya terus memproduksi limbah pada sungai umat.

Itu semua kerja-kerja besar yang menanti pemuda. Jika sejarah telah memberi inspirasi dan energi untuk merancang kerja-kerja unggulan, maka realitas memberi lahan konkret untuk memulainya. Sejarah memberi alat untuk memikirkan rencana kerja unggulan, dan hari ini saatnya menggunakan tajamnya peralatan itu. Karena ‘’apakah artinya berpikir, bila terpisah dari masalah kehidupan’’ kata WS Rendra.

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

KAMMI Komisariat Djuanda

"Sejarah telah membuktikan peranan pemuda atau mahasiswa begitu penting dalam menggagas sebuah perubahan dalam suatu negara"

alqaan ilmi

kumpulan catatan kehidupan

Live to Write - Write to Live

We live to write and write to live ... professional writers talk about the craft and business of writing

The Thesis Whisperer

Just like the horse whisperer - but with more pages

KAMMI MADANI

Terus Berkarya dan Menginspirasi

KAMMI Komisariat UGM

KAMMI Komisariat UGM adalah Gerakan yang Memegang Teguh Asas Islam dan Kerakyatan. Menolak Penindasan Manusia atas Manusia!

Life Fire

Man Jadda Wajada | Dreams will be achieved when we truly believe in our heart ˆ⌣ˆ

Perindu Doa Rabithah

Terkadang Melalui Dosa Kita Bisa Dewasa. Dewasa Menuju Pada Sebuah Kebaikan. Karena Kebaikan adalah Sebuah Proses Panjang yang Tak Bisa Kita Nilai Atas Apa yang Dilihat Hari ini

REKAYASA PERGERAKAN

Bergerak, Menginspirasi Selamanya

Rumus Kehidupan

Terinspirasi dan Menginspirasi dengan Ikhlas, just for ALLAH

Refleksi Panggilan Jiwa

Mari Kita Buat Indonesia Tersenyum

Jurnal KAMMI Kultural

Referensi Pemikiran dan Ideologi KAMMI ::: POST-TARBIYAH ::: Corong Pembaharuan Gerakan Muda Islam Indonesia

Verba Volant, Scripta Manent

Berhati-hatilah terhadap asumsi, terkadang ia melukai hati, mematikan silaturahim

Alikta Hasnah Safitri

Menghaluskan Rasa, Menajamkan Pikir

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d blogger menyukai ini: